PLN Siapkan 987 Personel dan 203 Posko Siaga Listrik untuk Peringatan Kemerdekaan ke-81 di Maluku

PLN Siapkan 987 Personel dan 203 Posko Siaga Listrik untuk Peringatan Kemerdekaan ke-81 di Maluku
PLN menyiagakan 987 personel dan 203 posko siaga untuk menjaga keandalan listrik selama peringatan kemerdekaan ke-81 di Maluku dan Maluku Utara.

DKI JAKARTA — General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Dony Noor Gustiarsyah, menegaskan bahwa kesiapan teknis dan sumber daya manusia menjadi prioritas utama menjelang perayaan kemerdekaan. "Kemerdekaan harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk masyarakat yang berada di wilayah kepulauan Maluku dan Maluku Utara," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima baru-baru ini.

Apel siaga yang dipusatkan di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ambon Kota ini dipimpin langsung oleh Senior Manager Transmisi dan Distribusi PLN UIW Maluku dan Maluku Utara. Kegiatan serupa juga berlangsung di tujuh UP3 lainnya, yakni UP3 Ambon, UP3 Ternate, UP3 Sofifi, UP3 Masohi, UP3 Saumlaki, UP3 Tual, UP3 Tobelo, dan UP3B Maluku.

Kesiapan Peralatan dan Infrastruktur Pendukung

Dalam apel tersebut, dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesiapan personel, peralatan kerja, kendaraan operasional, serta sarana pendukung kelistrikan. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan setiap perangkat pelayanan dapat digunakan secara optimal untuk mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan di lapangan.

PLN UIW MMU turut memastikan 168 sistem kelistrikan yang tersebar di wilayah Maluku dan Maluku Utara dalam kondisi siap operasi. Dukungan peralatan yang disiagakan meliputi 67 unit genset, 30 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), 10 unit UPS, 174 kendaraan operasional, serta 56 motor patroli.

Pengamanan Lokasi Prioritas dan Pasokan Energi

Sebanyak 34 lokasi prioritas menjadi fokus pengamanan khusus selama periode siaga. Lokasi-lokasi tersebut mencakup titik pelaksanaan upacara, fasilitas pemerintahan, rumah sakit, bandara, pelabuhan, kawasan wisata, dan berbagai tempat strategis lain yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Dari sisi pembangkitan, PLN memastikan ketersediaan pasokan energi primer dengan menjaga stok bahan bakar operasional. Langkah ini ditempuh agar seluruh pembangkit dapat beroperasi secara maksimal dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat selama periode perayaan.

Koordinasi antarunit juga diperkuat untuk menangani potensi gangguan secara cepat dan tepat. Sinergi antara unit pelayanan, pengatur sistem, dan tim operasional menjadi kunci menjaga keandalan listrik di wilayah yang memiliki karakteristik kepulauan, di mana akses antarwilayah kerap menjadi tantangan tersendiri.

Dengan kesiapan personel dan peralatan yang matang, PLN berharap perayaan kemerdekaan ke-81 di Maluku dan Maluku Utara dapat berlangsung khidmat tanpa hambatan kelistrikan, baik untuk kegiatan seremonial maupun aktivitas ekonomi masyarakat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index