TransJabodetabek Resmikan Rute Baru Blok M Menuju Bandara Soekarno-Hatta 2026c

Rabu, 11 Maret 2026 | 10:11:45 WIB
TransJabodetabek Resmikan Rute Baru Blok M Menuju Bandara Soekarno-Hatta 2026

JAKARTA - Transportasi publik menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini semakin mudah dengan hadirnya rute TransJabodetabek Blok M–Soetta. Layanan ini dijadwalkan mulai beroperasi resmi pada 12 Maret 2026, memberikan akses langsung dari Blok M ke bandara di Cengkareng.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan bahwa peresmian rute akan dilakukan pukul 09.00 WIB. Ia menegaskan bahwa trayek ini menjadi alternatif transportasi publik kedua menuju bandara setelah rute SH1 Kalideres–Perkantoran Bandara Soekarno-Hatta.

Rute Langsung dengan Tiga Pemberhentian Bandara

Trayek Blok M–Soetta memiliki karakteristik khusus karena berhenti di tiga terminal berbeda di area bandara. Pramono menambahkan, tarif awal masih mengikuti skema reguler TransJakarta hingga Idulfitri 2026.

Selama masa promo, penumpang hanya perlu membayar Rp2.000 pada pukul 05.00–07.00 WIB. Setelah jam tersebut, tarif promo menjadi Rp3.500, tetap sangat terjangkau bagi masyarakat.

Alternatif Transportasi Efisien ke Bandara

Pramono menekankan bahwa rute ini menjadi opsi baru bagi masyarakat yang selama ini menggunakan Damri, kereta bandara, atau taksi. Tarif yang rendah dan jalur khusus menjadikan perjalanan lebih cepat dan nyaman.

Ia menambahkan, dengan rute ini, warga dari Blok M bisa langsung ke bandara tanpa harus berganti moda transportasi. Kemudahan ini diharapkan meningkatkan efisiensi mobilitas bagi penumpang pesawat.

Armada dan Headway yang Siap Mendukung Mobilitas

Pemprov DKI menyiapkan 20 unit bus khusus untuk trayek Blok M–Soetta. Target waktu tunggu atau headway dipatok sangat singkat, yaitu setiap 5 hingga 10 menit, agar perjalanan menuju bandara lebih efisien.

Bus-bus ini akan dioperasikan sepanjang hari untuk menyesuaikan kebutuhan penumpang. Keberadaan armada tambahan diharapkan mengurangi kepadatan penumpang selama jam sibuk.

Keunggulan Layanan TransJabodetabek

Pramono menekankan bahwa tarif kompetitif menjadi salah satu keunggulan layanan ini. Dibanding moda transportasi lain, biaya hanya Rp3.500 per perjalanan, jauh lebih hemat dibanding taksi atau Damri.

Selain itu, jalur khusus membuat perjalanan lebih cepat tanpa terjebak kemacetan jalan arteri. Hal ini memungkinkan penumpang tiba tepat waktu untuk keberangkatan atau kedatangan pesawat.

Target Sosialisasi dan Promo Awal

Pemprov DKI merencanakan sosialisasi rute kepada masyarakat sejak awal operasi. Promo tarif murah menjadi strategi awal agar penumpang terbiasa menggunakan TransJabodetabek sebagai transportasi publik ke bandara.

Gubernur optimistis bahwa rute baru ini dapat meningkatkan minat masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik. Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah menekan kemacetan dan mendukung mobilitas berkelanjutan.

Rute Blok M–Soetta TransJabodetabek resmi beroperasi 12 Maret 2026 dengan tarif promo mulai Rp2.000–Rp3.500. Kehadiran layanan ini menjadi alternatif transportasi publik cepat, murah, dan nyaman menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Terkini