Wamenham Mugiyanto Imbau WNI Tetap Tenang dan Ikuti Arahan Kedutaan

Selasa, 03 Maret 2026 | 11:50:35 WIB
Wamenham Mugiyanto Imbau WNI Tetap Tenang dan Ikuti Arahan Kedutaan

JAKARTA - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamenham) Mugiyanto mengimbau warga negara Indonesia yang berada di wilayah terdampak konflik Timur Tengah tetap tenang dan mengikuti arahan otoritas setempat. Pernyataan ini disampaikannya dari Doha, Qatar, Selasa, setelah terdampar selama tiga hari dalam perjalanan menuju Jenewa, Swiss.

Ia menekankan pentingnya kesabaran karena situasi keamanan saat ini belum kondusif. “Kami berharap situasi segera membaik dan semua pihak mengikuti kebijakan dan arahan dari duta besar serta otoritas setempat,” ucap Mugiyanto.

Terdampar di Doha dan Perjalanan Tertunda

Mugiyanto tidak dapat melanjutkan perjalanannya ke Jenewa untuk menghadiri sidang Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Bersama delegasi dari Kementerian HAM, ia terpaksa tinggal di Doha selama tiga hari terakhir karena ruang udara di Qatar dan negara sekitar masih ditutup.

Situasi ini membuat seluruh rencana perjalanan tertunda tanpa kepastian kapan konflik akan mereda. Ia berharap ruang udara segera dipulihkan dan perdamaian cepat terwujud untuk semua pihak yang terdampak.

Jumlah WNI Terjebak Konflik

Berdasarkan informasi dari Duta Besar Indonesia untuk Qatar Guruh Langkah Samudera, lebih dari 100 WNI terdampar di Bandar Udara Internasional Hamad, Doha. Selain itu, puluhan hingga ratusan WNI juga berada di Uni Emirat Arab, Dubai, Kuwait, Arab Saudi, dan Bahrain.

Warga yang terjebak di negara-negara tersebut menghadapi keterbatasan mobilitas dan rasa aman. Mereka tidak diperbolehkan keluar rumah dan sulit melanjutkan perjalanan ke negara tujuan masing-masing.

Dampak Serangan Terhadap Iran

Serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran terjadi pada Sabtu, 28 Februari 2026 dini hari waktu setempat. Serangan ini menargetkan sejumlah wilayah strategis, termasuk ibu kota Teheran, yang meningkatkan ketegangan regional.

Eskalasi ini muncul di tengah perundingan tidak langsung antara AS dan Iran yang dimediasi Oman mengenai pembatasan program nuklir Iran. Putaran ketiga perundingan berlangsung di Jenewa pada Kamis, 26 Februari 2026, dan serangan ini memperumit situasi diplomatik.

Imbauan Keselamatan dan Koordinasi Kedutaan

Wamenham Mugiyanto menekankan agar seluruh WNI tetap mematuhi instruksi kedutaan dan pihak berwenang. Ia menekankan pentingnya komunikasi rutin dengan perwakilan Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai keamanan dan evakuasi.

Selain itu, warga diminta menahan diri dari perjalanan yang tidak penting dan tetap berada di lokasi aman. Koordinasi antara kedutaan, otoritas lokal, dan pemerintah Indonesia terus dilakukan untuk memantau kondisi warga dan menyiapkan langkah evakuasi bila diperlukan.

Kondisi WNI di wilayah terdampak konflik Timur Tengah membutuhkan ketenangan, kesabaran, dan disiplin mengikuti arahan pihak resmi. Terjebaknya warga di Doha, Dubai, Kuwait, Arab Saudi, dan Bahrain menjadi pengingat pentingnya koordinasi dengan kedutaan untuk keselamatan.

Dengan situasi yang belum kondusif akibat eskalasi militer, pemerintah terus memantau perkembangan. Dukungan kedutaan dan komunikasi dengan warga menjadi kunci agar semua WNI tetap aman hingga situasi membaik.

Terkini